Post By. Marisi Agusman Christena
BAB
6
A. Pilihan Ganda
1. D 6. A 11. C 16. E 21. B 26. A
2. C 7. E 12. B 17. C 22. A 27. A
3. D 8. C 13. A 18. C 23. A 28. B
4. E 9. A 14. B 19. D 24. A 29. E
5. B 10. B 15. E 20. A 25. A 30. A
B. Lengkapilah pertanyaan di bawah ini.
1. · Makanan
yang mengandung gizi dalam jumlah yang seimbang dan higienis
· Sebagai
penyedia bahan baker atau sebagai sumber energi, sebagai pembangun tubuh,
sebagai pelindung dan pertahanan tubuh
2. · Zat-zat
makanan yang dibutuhkan dalam jumlah banyak
· Zat-zat makanan yang dibutuhkan dalam
jumlah sedikit
· Karbohidrat, protein, dan lemak
· Vitamin dan mineral
3. · 
· Monosakarida
· Disakarida
· Polisakarida
4. · Lemak
· Trigliserida
· Gabungan antara lemak dengan senyawa bukan
lemak
· Senyawa yang dihasilkan dari proses
hidrolisis lipid
5. · Asam
· Asam amino yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh, sehingga harus di dapatkan
dari luar tubuh
· Asam amino yang dapat dibuat di dalam
tubuh manusia
· Mineral
· Natrium, kalium, kalsium, fosfor,
magnesium, klor, dan belerang
· Mangan, seng, tembaga, kobalt, kromium,
dan malibdenum
6. · Avitaminosis
· B dan C
· A, D, E, K
· Pelarut
beberapa jenis bahan makanan dan vitamin, menjaga tekanan osmotic dalam sel,
mengangkut makanan ke jaringan tubuh, mengangkut sisa metabolisme ke luar
tubuh, medium berbagai reaksi kimia dalam tubuh, menjaga keseimbangan suhu
tubuh
7. · Mekanik
· Kimiawi
· Mulut, kerongkongan, lambung, usus halus,
usus besar, dan anus
· Terdapat di air liur, lambung, pankreasi,
dan hati
8. · Gigi
· Ptialin
· Saliva
· Amilum
9. · Kerongkongan
· Asam lambung
· Menghidrolisis molekul-molekul protein
menjadi molekul-molekul peptide
· Renin
· Menghidrolisis trigliserida menjadi asam
lemak dan glisvol
· Kim
10. · Duodenum,
jejunum, ileum
· Kelenjar pancreas dan hati
· Fesis
C. Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas.
1. “Karbohidrat
seperti uang pada sakumu, sedangkan lemak seperti uang di bank”. Artinya adalah
karbohdirat lebih mudah untuk mengalami proses penguraian menjadi zat-zat yang
lebih sederhana dan dapat langsung digunakan oleh tubuh melalui serangkaian
proses oksidasi. Sedangkan lemak, lebih sulit untuk diserap oleh tubuh, karena
sewaktu asam lemak dan monogliserida diabsorpsi melalui sel-sel mukosa pada
dinding usus, keduanya diubah kembali menjadi lemak (trigliserida) dalam bentuk
jaringan lemak
2. Kriteria
makanan sehat adalah makanan yang mengandung gizi dalam jumlah yang seimbang
serta higienis. Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung karbohidrat,
lemak, protein, vitamin, air, dan unsur-unsur mineral. Makanan higienis adalah
makanan yang tidak mengandung bibit penyakit ataupun zat-zat yang dapat
mengganggu dan membahayakan kesehatan tubuh
3. Amilum
(karbohidrat) akan mengalami hidrolisis (penguraian dengan menggunakan molekul
air) di dalam mulut, lambung, maupun usus. Proses pencernaan karbohidrat
terjadi dengan menguraikan polisakarida menjadi menosakarida. Hasil akhir
proses pencernaan adalah glukosa, fruktosa, galaktosa, monosa, dan monosakarida
lainnya. Senyawa-senyawa tersebut kemudian diabsorpsi melalui dinding usus
halus dan dibakar ke hati oleh darah.
4. Makanan
yang masuk ke usus besar sebenarnya merupakan sisa penyerapan dari usus halus.
Namun demikian, kandungan airnya masih cukup tinggi. Jika sisa makanan masih
mengandung kadar air yang tinggi, usus besar akan menyerapnya. Akan tetapi,
jika sisa makanan mengandung sedikit aiar, usus besar akan menambahkan air.
Penyerapan dan penambahan air bertujuan agar feses (kotoran) dalam keadaan
tidak cair dan juga tidak padat. Pembentukan fases pada usus besar di Bantu
oleh bakteri Escherichia soli
5. Pada
duodenum terdapat muara dalam saluran, yaitu dari pancreas dan kantong empedu.
Di dalam jejunum, makanan mengalami pencernaan secara kimiawi oleh enzim yang
dihasilkan dinding usus, sehingga makanan semakin halus dan cenderung encer. Di
dalam ileum terdapat banyak lipatan atau lekukan yang disebut vili atau jonjot
usus
6. Sel
kelenjar dalam pancreas menghasilkan getah pankreas yang akan masuk ke
duodenium melalui saluran pankreas. Sedangkan hati berfungsi untuk
mensekresikan empedu yang memegang peranan penting dalam pencernaan lemak
7. Fungsi
kalsium: membentuk tulang dan gigi, serta membantu proses pembekuan darah
8. Kekurangan
vitamin dapat menyebabkan penyakit karena defisiensi atau disebut avitaminosis.
Gejala-gejala yang ditimbulkan akibat avitaminosis bermacam-macam, tergantung
vitamin yang kurang tersebut
9. Pengaruh
zat aditif terhadap kesehatan diantaranya dapat menimbulkan kanker karena
bersifat karsinogen dan menimbulkan kerusakan otak (MSG)
10. Pencernaan
mekanik merupakan pencernaan yang dilakukan oleh gigi di dalam mulut, sedangkan
pencernaan kimiawi merupakan pencernaan yang melibatkan enzim, terjadi di dalam
mulut, lambung, dan susu
11. Rasa
lapar, bahkan terkadang terdengar bunyi dari perut disebabkan karena tubuh
kekurangan makanan. Hal tersebut menyebabkan otak sebagai pusat saraf menerima
sinyal dan menimbulkan rasa lapar sehingga ingin makan
12. Manfaat
permukaan yang luas pada usus halus adalah mempermudah proses penyerapan zat
makanan sehingga penyerapan makanan lebih sempurna
13. Hasil
pencernaan makanan diserap oleh kapiler darah yang berada di usus halus untuk
diedarkan ke seluruh tubuh
14. Anak-anak
membutuhkan asam amino esensial lebih banyak dibandingkan orang dewasa sebab
pada usia anak-anak, asam amino tersebut sangat penting untuk pertumbuhan
sel-sel tubuh, karena pada masa anak-anak merupakan masa pertumbuhan yang
sangat pesat
15. Hewan
memamah biak adalah hewan yang mengalami dua kali pencernaan makanan secara
mekanik di dalam mulut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
post your comment